Mengenal Apa itu Data Center dan VPN di Dunia IT



Data center adalah istilah yang sering digunakan dalam bidang IT yang kebutuhannya saat ini terus meningkat, terutama di industri digital. Terminologi data center sendiri berkaitan dengan proses penyimpanan data secara besar dan berkala, sehingga memerlukan suatu “wadah” yang dapat menampung berbagai data yang dikumpulkan beserta server yang dibutuhkan. Untuk itulah, data center hadir sebagai wadah yang menyimpan berbagai informasi dan data dari pengguna dan admin.

Istilah data center (pusat data) sendiri saat ini semakin tidak asing untuk seseorang yang berkecimpung di dunia IT. Karena ada berbagai perusahaan data center di Jakarta, salah satunya neuCentrIX, yang kantor pusatnya berlokasi di Graha Merah Putih, Gatot Subroto. Jakarta, Indonesia. neuCentrIX sendiri memiliki pusat data di 14 titik di kota-kota besar di seluruh Indonesia.

Mengingat data center adalah pusat data, maka dapat diartikan bahwa data center adalah sebuah fasilitas yang dimanfaatkan atau dikelola untuk kebutuhan sistem dan komponen – komponen komputer, seperti penyimpanan data (database) dan telekomunikasi. Pelaku bisnis atau usaha saat ini lebih memperhitungkan penggunaan pusat data yang dulunya masih banyak menggunakan penyimpanan internal di gedung kantor.

Sebuah pusat data biasanya berhubungan dengan cadangan power supply atau dikenal juga sebagai catu daya redundan, serta adanya pengontrol lingkungan. Data center juga memiliki fungsi penting sebagai penempatan server untuk website dan database. Karena itulah biasanya di dalam data center sendiri, terdapat ratusan hingga ribuan server yang disusun seperti rak  karena ditata sedemikian rupa sehingga rapi.

Setiap komponen dan arsitektur di dalam pusat data sedetail mungkin sangat diperhatikan agar tidak terjadi permasalahan yang timbul. Hal ini mengingat sistem keamanan, sistem pendingin, dan catu daya sangat diperlukan untuk mendukung kinerja dari sebuah pusat data. Adapun berikut ini merupakan beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam data center:

  1. Penerapan tata kelola standar pusat data.
  2. Pusat data harus ditempatkan pada lokasi yang aman dan strategis sesuai dengan kriteria yang telah disepakati.
  3. Dukungan sistem cadangan alat seperti komunikasi data, catu daya, dan pengatur suhu.

Ketiga aspek ini harus diperhatikan untuk setiap orang atau organisasi yang ingin menyewa sebuah data center.

Selain itu, fungsi lain dari data center adalah sebagai penyimpan, pemroses, dan penyebar (distribusi) data dalam jumlah besar. Anda tidak perlu takut dan cemas apabila data rusak, hilang atau terhapus, karena data center dapat menyimpan cadangan data dalam jumlah yang besar sebagai back up data yang disimpan di pusat data.

Selain data center, tidak lengkap rasanya jika kita tidak membahas mengenai VPN (Virtual Private Network). Dahulu, VPN merupakan layanan untuk melindungi data yang sensitif yang juga sering digunakan oleh perusahaan atau organisasi.

Kini, layanan ini semakin banyak digunakan untuk mengakses situs yang memiliki batasan wilayah atau koneksi. Di bawah ini adalah 5 kegunaan VPN:

  1. Mengamankan enkripsi
  2. Bertindak sebagai proxy
  3. Transfer data aman
  4. Mengakses ke konten regional
  5. Mengurangi gangguan koneksi

Dengan adanya data center dan VPN, kebutuhan bisnis yang semakin masif terhadap penyimpanan data akan semakin mendapatkan solusi yang bisa diandalkan. Untuk itulah penting bagi Anda untuk mengetahui definisi pusat data maupun VPN.

0 Response to "Mengenal Apa itu Data Center dan VPN di Dunia IT"